Persiapan Medical Check Up

1. Pemeriksaan Laboratorium.

Medical chek up sebenarnya tidak memerlukan persiapan khusus, hanya saja jika dalam proses medical check up itu  dilakuakan pemeriksaan yang berkaitan dengan metabolisme tubuh sebaiknya perlu dilakukan persiapan puasa ( 10 – 12 jam ) sebelum dilakukan pemeriksaan, misal :

  •     Pemeriksaan Cholesterol, Trigliserida, HDL Cholesterol, LDL              Cholesterol.
  •     Pemeriksaan Glukosa darah puasa.

2. Pemeriksaan Urine.

 Untuk penampungan urin sebaiknya dilakukan pada saat menjelang        pemeriksaan. Untuk menampung urin gunakan wadah yang telah disediakan, tampunglah urine minimal setengah dari wadah.

3. Pemeriksaan ECG ( Rekam jantung )
  • Sehari sebelum pemeriksaan tidak boleh melakukan olahraga atau kerja berat
  • Sehari sebelum pemeriksaan tidak minum obat-obatan, kecuali ada perintah khusus dari Dokter.
  • Tidur cukup semalam sebelum pemeriksaan dilakukan.
  • Pada hari pemeriksaan sebaiknya tidak merokok, tidak minum kopi.
  • Peserta tidak dalam keadaan terlalu kenyang atau lapar.
  • Badan tidak kotor atau penuh minyak.
  • Peserta tidak mengenakan cincin, gelang, kalung, sabuk berkepala logam, atau bahan logam lainnya di tubuh.
  • Peserta tidak menyimpan HP  atau jam tangan di saku.
  • Untuk peserta wanita harus melepaskan kaitan bra dan tidak memakai bahan nilon.
  • Saat dilakukan pemeriksaan peserta harus dalam keadaan diam dan sesantai mungkin.

4. Pemeriksaan Rontgen 

  • Peserta harus menanggalkan perhiasan terutama yang terbuat dari logam di seputar bagian leher dan dada (yang akan dirontgen).
  • Peserta mengenakan pakaian khusus yang telah disediakan.
  • Untuk peserta wanita yang hamil tidak dilakukan pemeriksaan rontgen

5. Pemeriksaan Spirometri.

Pemeriksaan bermaksud untuk mengetahui fungsi paru dalam mengirup dan menghembuskan paru , sehingga terggambar kondisi paru apakah ada gangguan dalam proses bernapas . Kunci dalam pemeriksaan ini adalah :
  • Penjelasan pemeriksa kepada pasien harus jelas dan dipahami oleh pasien sehingga pasien benar-benar melakukan permintaan seperti yang di minta oleh pemeriksa.
  • Gunakan pakaian termasuk BH yang longgar sehingga tidak menggangu dalam bernapas.Bernapas dengan menggunakan dada  bukan dengan pipi
  • Dan penghembusan dengan sekuat upaya seperti yang diminta pemeriksa.

6. Pemeriksaan Audiometri

  • Sebaiknya tidak berada di tempat bising selama 12 jam sebelum dilakukan tes (pemeriksaan)
  • Peserta harus menanggalkan anting.
  • Peserta menghentikan konsumsi obat-obatan seperti golongan analgesik/antiinflamasi non steroid, aminoglikosida, bumetanid, asam etrasinat, furosemid, kuinin, eritromisin,, kapreomisin, 4-aminoquinolin, dan minosiklin, serta vankomisin dan salisilat dengan dosis tinggi.
  • Tes (pemeriksaan) sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum bekerja.

 

Sumber : http://wahyudikuncoro.blogspot.com